hmmmm.........
bingung mau buat keterangan apa..hehehhehe
tapi yang jelas,, saat ini aq lge belajar pemprograman client server
Materi latihan ini bisa dibilang masi awal sie,yaaaa masi flash back dari materi Sistem Basis Data yang sebelumnya udah sempet dipelajari...
Lupa..Lupa..Inget!!! Tapi Kebanyaan lupanya sie...wkwkkwwkwkwk
yaaaah... meskipun gitu,,tapi semoga aja bisa bermanfaat buat qta semua ^^,
coba KLIK DSINI
30 Maret 2011
24 Maret 2011
Analisa Data Warehouse Pada Badan Pusat Statistik
PROFIL BADAN PUSAT SATISTIK
Badan Pusat Statistik atau yang biasa disingkat BPS adalah sebuah badan yang bertugas untuk mengolah dan mempublikasikan data Statistik. Tugas utama dari Badan Pusat Statistik ini adalah mengadakan Sensus Penduduk. Badan Pusat Statistik (BPS) dibentuk pada tiap kantor gubernur(Propinsi), kabupaten/kota dan kecamatan. Badan Pusat Statistik Provinsi Bali berlokasi di Jl Raya Puputan Renon, Denpasar
ANALISA BENTUK dan ARSITEKTUR DATA WAREHOUSE BPS
Arsitektur data warehouse adalah bagaimana data warehouse dibangun, dimana arsitektur yang dibangun tergantung pada situasi dan kondisi. Arsitektur data warehouse berpengengaruh pada penggunaan dan pemeliharaan
--->>Karakteristik Data Warehouse yang digunakan adalah Subject Oriented (Berorientasi Obyek) dan Time Variant. Subyek Oriented untuk menganalisa subyeknya dimana data warehouse diorganisasikan pada subyek utama. Time Variant berarti data warehouse di urut berdasarkan periode waktu (hari, minggu, bulan, tahun, dll)
--->>Cara yang digunakan untuk membangun data warehouse adalah Bottom Up dimana data mart dikumpulkan kemudian disatukan menjadi data warehouse.
--->>Arsitektur Data Warehouse yang digunakan adalah Functional Data Warehouse (Data Warehouse Fungsional). Data warehouse dibuat lebih dari satu dan dikelompokkan berdasar fungsi-fungsi yang ada di dalam Badan Pusat Statistik. Keuntungan dari bentuk data warehouse seperti ini adalah, sistem mudah dibangun dengan biaya relatif murah sedangkan kerugiannya adalah resiko kehilangan konsistensi data dan terbatasnya kemampuan dalam pengumpulan data bagi pengguna.
Badan Pusat Statistik atau yang biasa disingkat BPS adalah sebuah badan yang bertugas untuk mengolah dan mempublikasikan data Statistik. Tugas utama dari Badan Pusat Statistik ini adalah mengadakan Sensus Penduduk. Badan Pusat Statistik (BPS) dibentuk pada tiap kantor gubernur(Propinsi), kabupaten/kota dan kecamatan. Badan Pusat Statistik Provinsi Bali berlokasi di Jl Raya Puputan Renon, Denpasar
ANALISA BENTUK dan ARSITEKTUR DATA WAREHOUSE BPS
Arsitektur data warehouse adalah bagaimana data warehouse dibangun, dimana arsitektur yang dibangun tergantung pada situasi dan kondisi. Arsitektur data warehouse berpengengaruh pada penggunaan dan pemeliharaan
--->>Karakteristik Data Warehouse yang digunakan adalah Subject Oriented (Berorientasi Obyek) dan Time Variant. Subyek Oriented untuk menganalisa subyeknya dimana data warehouse diorganisasikan pada subyek utama. Time Variant berarti data warehouse di urut berdasarkan periode waktu (hari, minggu, bulan, tahun, dll)
--->>Cara yang digunakan untuk membangun data warehouse adalah Bottom Up dimana data mart dikumpulkan kemudian disatukan menjadi data warehouse.
--->>Arsitektur Data Warehouse yang digunakan adalah Functional Data Warehouse (Data Warehouse Fungsional). Data warehouse dibuat lebih dari satu dan dikelompokkan berdasar fungsi-fungsi yang ada di dalam Badan Pusat Statistik. Keuntungan dari bentuk data warehouse seperti ini adalah, sistem mudah dibangun dengan biaya relatif murah sedangkan kerugiannya adalah resiko kehilangan konsistensi data dan terbatasnya kemampuan dalam pengumpulan data bagi pengguna.
22 Maret 2011
Sistem Pemesanan Online
Wow....sekarang ini kayaknya lage ngetren2-nya sistem pemesanan online via internet
selain praktis, qta juga gag perlu jauh2 dateng ke toko-nya langsung...
Ada hal positip dan negatip dibalik semuanya..
--> positipnya :: qta gag perlu repot2 dateng ke toko-nya langsung, tinggal duduk2 di rumah, liat brosur ato katalog dari produknya, trz pesen deh.. barangnya juga langsung diantar ke rumah
--> negatipnya :: kadang kala barang yang dipesan tidak sesuai dengan keinginan qta karena qta hanya melihat barang dari foto2 nya saja. Hal lainnya adalah qta harus menunggu hingga barang pesanan diantar ke rumah

yaaaaa,,,semua hal kan ada sisi baik dan buruknya..
karena tertarik dengan pemesanan online, jadi aq coba2 membuat Pemodelan Berorientasi Obyek "Pemesanan Online"
selain praktis, qta juga gag perlu jauh2 dateng ke toko-nya langsung...
Ada hal positip dan negatip dibalik semuanya..
--> positipnya :: qta gag perlu repot2 dateng ke toko-nya langsung, tinggal duduk2 di rumah, liat brosur ato katalog dari produknya, trz pesen deh.. barangnya juga langsung diantar ke rumah
--> negatipnya :: kadang kala barang yang dipesan tidak sesuai dengan keinginan qta karena qta hanya melihat barang dari foto2 nya saja. Hal lainnya adalah qta harus menunggu hingga barang pesanan diantar ke rumah
yaaaaa,,,semua hal kan ada sisi baik dan buruknya..
karena tertarik dengan pemesanan online, jadi aq coba2 membuat Pemodelan Berorientasi Obyek "Pemesanan Online"
21 Maret 2011
Kode Etik dalam Berinternet
hmmm....mungkin selama ini banyak yang tau tapi ga sadar tentang kode etik dalam berinternet, sehingga tidak jarang banyak orang yang merasa dirugikan,
entah itu karena kelalaiannya sendiri atau bisa juga karena orang lain...
Bingung juga yah,,sapa yang disalahkan dalam hal ini...
berhubung internet adalah forum komunikasi dan sumber informasi paliiiing luas, jadi berhati - hatilah dalam berinternet...

Berikut Ini Adalah Kode Etik yang Mesti Qta Oerhatikan Dalam Berinternet :
1. Tidak secara gamblang mengupload data – data pribadi
2. Dilarang mempublikasikan rahasia orang di internet, karena internet adalah forum yang sangat luas
3. Menghindari dan tidak mempublikasikan informasi yang menyinggung secara langsung dan negatif masalah suku, agama dan ras(SARA)
4. Tidak menampilkan segala bentuk eksploitasi terhadap anak-anak dibawah umur
5. Bila mempergunakan script, program, tulisan, gambar / foto, animasi, suara atau bentuk materi dan informasi lainnya yang bukan hasil karya sendiri harus mencantumkan identitas sumber dan pemilik hak cipta
6. Menghindari dan tidak mempublikasikan informasi yang secara langsung berkaitan dengan masalah pornografi
7. Menghindari dan tidak mempublikasikan informasi yang berisi instruksi untuk melakukan perbuatan melawan hukum (ilegal) positif di Indonesia dan ketentuan internasional umumnya
8. Berhati – hati dalam berkata dan menuliskan sesuatu di internet, karena internet adalah sumber informasi yang sangat luas
entah itu karena kelalaiannya sendiri atau bisa juga karena orang lain...
Bingung juga yah,,sapa yang disalahkan dalam hal ini...
berhubung internet adalah forum komunikasi dan sumber informasi paliiiing luas, jadi berhati - hatilah dalam berinternet...
Berikut Ini Adalah Kode Etik yang Mesti Qta Oerhatikan Dalam Berinternet :
1. Tidak secara gamblang mengupload data – data pribadi
2. Dilarang mempublikasikan rahasia orang di internet, karena internet adalah forum yang sangat luas
3. Menghindari dan tidak mempublikasikan informasi yang menyinggung secara langsung dan negatif masalah suku, agama dan ras(SARA)
4. Tidak menampilkan segala bentuk eksploitasi terhadap anak-anak dibawah umur
5. Bila mempergunakan script, program, tulisan, gambar / foto, animasi, suara atau bentuk materi dan informasi lainnya yang bukan hasil karya sendiri harus mencantumkan identitas sumber dan pemilik hak cipta
6. Menghindari dan tidak mempublikasikan informasi yang secara langsung berkaitan dengan masalah pornografi
7. Menghindari dan tidak mempublikasikan informasi yang berisi instruksi untuk melakukan perbuatan melawan hukum (ilegal) positif di Indonesia dan ketentuan internasional umumnya
8. Berhati – hati dalam berkata dan menuliskan sesuatu di internet, karena internet adalah sumber informasi yang sangat luas
20 Maret 2011
Pengembangan Pemodelan Sistem Pembuatan Puzzle Game
Definisi Model ::
Model --> adalah representasi dari suatu realitas yang kompleks
Model Berdasarkan Jenisnya ::
1. Model Ikonik
2. Model Analog
3 Model Simbolik
Model Berdasarkan Tujuan ::
1. Model Probabilistik
2. Model Deterministik
3. Model Deskriptif
Definisi Sistem ::
Sistem --> adalah komponen yang saling berinteraksi antara satu dengan yang lainnya untuk mencapai suatu tujuan
Syarat Sistem :
1. kesatuan
2. hub fungsional
3. tujuan yang berguna
Oia,, kebetulan ada juga materi pengembangan model yang aq buat sebagai tugas
mau tau?!?!? temen - temen bisa cek dsini
Model --> adalah representasi dari suatu realitas yang kompleks
Model Berdasarkan Jenisnya ::
1. Model Ikonik
2. Model Analog
3 Model Simbolik
Model Berdasarkan Tujuan ::
1. Model Probabilistik
2. Model Deterministik
3. Model Deskriptif
Definisi Sistem ::
Sistem --> adalah komponen yang saling berinteraksi antara satu dengan yang lainnya untuk mencapai suatu tujuan
Syarat Sistem :
1. kesatuan
2. hub fungsional
3. tujuan yang berguna
Oia,, kebetulan ada juga materi pengembangan model yang aq buat sebagai tugas
mau tau?!?!? temen - temen bisa cek dsini
16 April 2010
access Point
Acces Point dalam jaringan computer adalah sebuah jalur akses nirkabel (Wireless Access Point atau AP) adalah perangkat komunikasi nirkabel yang memungkinkan antar perangkat untuk terhubung ke jaringan nirkabel dengan menggunakan Wi-Fi, Bluetooth atau standar terkait. WAP biasanya yang terhubung ke jaringan kabel, dan dapat relay data antara perangkat nirkabel (seperti komputer atau printer) dan kabel pada perangkat jaringan.
Access Point berfungsi sebagai Hub/Switch yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel, di access point inilah koneksi data/internet dipancarkan atau dikirim melalui gelombang radio, ukuran kekuatan sinyal juga mempengaruhi area coverage yang akan dijangkau, semakin besar kekuatan sinyal (ukurannya dalam satuan dBm atau mW) semakin luas jangkauannya.
Secara relatif perangkat Access-Point ini mampu menampung beberapa sampai ratusan pengguna secara bersamaan. Beberapa vendor hanya merekomendasikan belasan sampai sekitar 40-an pengguna untuk satu Access Point. Meskipun secara teorinya perangkat ini bisa menampung banyak namun akan terjadi kinerja yang menurun karena faktor sinyal RF itu sendiri dan kekuatan sistem operasi Access Point. Komponen logic dari Access Point adalah ESSID (Extended Service Set IDentification) yang merupakan standar dari IEEE 802.11. Pengguna harus mengkoneksikan wireless adapter ke Access Point dengan ESSID tertentu supaya transfer data bisa terjadi. ESSID menjadi autentifikasi standar dalam komunikasi wireless. Dalam segi keamanan beberapa vendor tertentu membuat kunci autentifikasi tertentu untuk proses autentifikasi dari klien ke Access Point. Rawannya segi keamanan ini membuat IEEE mengeluarkan standarisasi Wireless Encryption Protocol (WEP), sebuah aplikasi yang sudah ada dalam setiap PCMCIA card. WEP ini berfungsi meng-encrypt data sebelum ditransfer ke sinyal Radio Frequency (RF), dan men-decrypt kembali data dari sinyal RF.
Cara Setting Access Point
Ada dua buah perangkat wireless, satu buah jenis wireless Access Point (AP) dan sebuah lagi Wireless Cable/DSL Router. Kedua perangkat ini sudah lama tidak difungsikan secara optimal, langsung saja timbul rasa penasaran untuk melakukan konfigurasi AP. Model dan merk perangkat wireless tidak disebutkan, karena tidak dapat fee dari vendor dan memungkinkan exploitasi menjadi lebih mudah oleh pengakses ilegal yang ada di area sekitar kantor
Konfigurasi pertama dilakukan terhadap AP, ada passwordnya, password default telah berganti, tidak perlu bertanya ke konfigurator sebelumnya, cari cara untuk melakukan reset ke default factory setting di google.com, dapat beberapa informasi dari forum/milis, setelah dicoba akhirnya konfigurasi AP kembali ke setting awal.
Interface untuk mengatur setting AP dilakukan dengan memasukkan alamat IP perangkat AP melalui browser, beberapa konfigurasi dilakukan, diantaranya dengan :
1. Mengatur supaya AP dapat berfungsi sebagai DHCP server
2. Mencoba fitur Wired Equivalent Privacy (WEP) dan Wi-Fi Protected Access (WPA)
3. Mengatur akses berdasarkan MAC Address device pengakses
4. dsb
Beberapa konfigurasi yang dibuat tidak bekerja dengan baik, misalnya meski DHCP server telah diatur, AP tidak memberikan IP sesuai dengan alokasi yang ditentukan.
UpgadeFirmware
Biasanya perangkat yang mempunyai firmware semacam AP akan menyediakan upgrade firmware untuk melakukan perbaikan, bahkan dengan upgrade firmware akan ada fungsi tambahan atau baru. Langsung saja cari firmware terbaru untuk AP di website vendor. Ternyata sudah ada beberapa release terhadap firmware lama yang ada di AP, download firmware versi terakhir. Firmware yang di download berbentuk file executable, jalankan file tersebut akan melakukan decompress dan menghasilkan file README dan firmware update.
Proses upgrade dapat dilakukan secara mudah, yaitu langsung dilakukan melalui browser, masukkan file firmware update, kemudian klik sumbit, dalam waktu kurang dari satu menit proses upgrade selesai dan firmware baru langsung terpasang. Reset ke default factory setting dilakukan sesuai rekomendasi Vendor yang ada di file README.
Upgrade firmware memberikan hasil yang sangat memuaskan, yaitu DHCP server dapat berfungsi dengan baik dan tersedianya fasilitas tambahan/baru yaitu perangkat wireless sekarang fungsinya menjadi tiga jenis.
Saat ini AP telah berfungsi dengan baik dan benar, selanjutnya ada keinginan untuk menyiapkan sebuah komputer untuk dijadikan sebuah server yang akan menyediakan fungsi untuk :
1. Access Point (fungsi default)
2. Client Bridge Mode
3. Repeater Mode
Access Point dan Komputer Server
Berikut ini adalah cara share koneksi internet kabel dengan 2 LAN card pada windows XP.
Yerdapat ada 4 langkah, yaitu :
1. Jaringan default dari kabel ISP
2. Setting windows agar bisa share koneksi
3. Setting IP pada tiap LAN card
4. Hubungkan LAN kedua dan silakan browsing
Penjelasan
1. Jaringan default dari kabel ISP.
Setting windows agar bisa share koneksi
Start -> Programs -> accessories -> Communications -> Network Setup Wizard
Next sampai muncul windows berikut.
pilih sesuai petunjuk pada gambar
defaultnya adalah LAN card yang konek ke internet. tinggal next saja sampai selesai. kalau minta di save ke disket di tolak jawab NO dan finish.
pastikan Internet Connection Sharing pada LAN properties pada komputer pertama yang terhubung ke cable modem terpilih.
cek “Allow other network users to connect through this computer’s Internet connection”
Setting IP pada tiap LAN card
Setting LAN card yang ke internet (komputer 1) – default dari teknisinya.
- Obtain an iP address automaticaly
- Obtain DNS Server Address Automatically
Setting LAN card yang menuju Komputer Lain (komputer 1) :
IP Address : 192.168.0.5
Subnet Mask : 255.255.255.0
Default Gateway : Kosongin aja
DNS : Kosongin aja
Setting LAN card pada Komputer Lain (komputer 2,3,4,5,dsb):
IP Address : 192.168.0.10
Subnet Mask : 255.255.255.0
Default Gateway : 192.168.0.5
Prefered DNS server : Samakan dengan DNS pada LAN card yang konek ke internet
Alternate DNS server : Samakan dengan DNS pada LAN card yang konek ke internet
Hubungkan LAN kedua dan silakan browsing
sambungkan LAN card antara komputer 1 dan komputer 2 dengan menggunakan kabel cross. silakan browsing.
Tambahan :
Bagi yang tidak tau cara setting IP
Start -> Settings -> Control Panels -> Network Connections
Klik kanan -> Properties (pada Local Area Connection)
pada Tab -> general
cari This connection use the following items -> Internet Protocol [TCP/IP]
klik properties -> pada tab general pilih obtain an iP address automaticaly
ini setting yang DHCP, untuk yang statik pilih Use this following IP address.
Bagi yang tidak tau cara liat DNS
Start -> Settings -> Control Panels -> Network Connections
klik kiri 2x pada LAN card yang konek ke internet
pada Tab -> SUpport
ada tombol detail, disana ada yang namanya DNS servers, itulah DNS dynamic yang diberikan oleh ISP anda.
Catatan :
1. gunakan kabel cross untuk menghubungkan lan card pc1 dan lan card pc ke 2.
2. gunakan kabel straight untuk menghubungkan cable modem dan lan card pc1
ringkasan :
1. pastikan koneksi internet dari ISP sudah jalan.
2. share koneksi pada LAN card pertama. (liat pada bagian Setting windows agar bisa share koneksi)
3. setting IP, subnet mask, gateway dan dns pada tiap LAN card.
4. selamat internet anda sudah di share.
5. jangan lupa gunakan kabel cross untuk menghubungkan lan card pc1 dan lan card pc2
Access Point berfungsi sebagai Hub/Switch yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel, di access point inilah koneksi data/internet dipancarkan atau dikirim melalui gelombang radio, ukuran kekuatan sinyal juga mempengaruhi area coverage yang akan dijangkau, semakin besar kekuatan sinyal (ukurannya dalam satuan dBm atau mW) semakin luas jangkauannya.
Secara relatif perangkat Access-Point ini mampu menampung beberapa sampai ratusan pengguna secara bersamaan. Beberapa vendor hanya merekomendasikan belasan sampai sekitar 40-an pengguna untuk satu Access Point. Meskipun secara teorinya perangkat ini bisa menampung banyak namun akan terjadi kinerja yang menurun karena faktor sinyal RF itu sendiri dan kekuatan sistem operasi Access Point. Komponen logic dari Access Point adalah ESSID (Extended Service Set IDentification) yang merupakan standar dari IEEE 802.11. Pengguna harus mengkoneksikan wireless adapter ke Access Point dengan ESSID tertentu supaya transfer data bisa terjadi. ESSID menjadi autentifikasi standar dalam komunikasi wireless. Dalam segi keamanan beberapa vendor tertentu membuat kunci autentifikasi tertentu untuk proses autentifikasi dari klien ke Access Point. Rawannya segi keamanan ini membuat IEEE mengeluarkan standarisasi Wireless Encryption Protocol (WEP), sebuah aplikasi yang sudah ada dalam setiap PCMCIA card. WEP ini berfungsi meng-encrypt data sebelum ditransfer ke sinyal Radio Frequency (RF), dan men-decrypt kembali data dari sinyal RF.
Cara Setting Access Point
Ada dua buah perangkat wireless, satu buah jenis wireless Access Point (AP) dan sebuah lagi Wireless Cable/DSL Router. Kedua perangkat ini sudah lama tidak difungsikan secara optimal, langsung saja timbul rasa penasaran untuk melakukan konfigurasi AP. Model dan merk perangkat wireless tidak disebutkan, karena tidak dapat fee dari vendor dan memungkinkan exploitasi menjadi lebih mudah oleh pengakses ilegal yang ada di area sekitar kantor
Konfigurasi pertama dilakukan terhadap AP, ada passwordnya, password default telah berganti, tidak perlu bertanya ke konfigurator sebelumnya, cari cara untuk melakukan reset ke default factory setting di google.com, dapat beberapa informasi dari forum/milis, setelah dicoba akhirnya konfigurasi AP kembali ke setting awal.
Interface untuk mengatur setting AP dilakukan dengan memasukkan alamat IP perangkat AP melalui browser, beberapa konfigurasi dilakukan, diantaranya dengan :
1. Mengatur supaya AP dapat berfungsi sebagai DHCP server
2. Mencoba fitur Wired Equivalent Privacy (WEP) dan Wi-Fi Protected Access (WPA)
3. Mengatur akses berdasarkan MAC Address device pengakses
4. dsb
Beberapa konfigurasi yang dibuat tidak bekerja dengan baik, misalnya meski DHCP server telah diatur, AP tidak memberikan IP sesuai dengan alokasi yang ditentukan.
UpgadeFirmware
Biasanya perangkat yang mempunyai firmware semacam AP akan menyediakan upgrade firmware untuk melakukan perbaikan, bahkan dengan upgrade firmware akan ada fungsi tambahan atau baru. Langsung saja cari firmware terbaru untuk AP di website vendor. Ternyata sudah ada beberapa release terhadap firmware lama yang ada di AP, download firmware versi terakhir. Firmware yang di download berbentuk file executable, jalankan file tersebut akan melakukan decompress dan menghasilkan file README dan firmware update.
Proses upgrade dapat dilakukan secara mudah, yaitu langsung dilakukan melalui browser, masukkan file firmware update, kemudian klik sumbit, dalam waktu kurang dari satu menit proses upgrade selesai dan firmware baru langsung terpasang. Reset ke default factory setting dilakukan sesuai rekomendasi Vendor yang ada di file README.
Upgrade firmware memberikan hasil yang sangat memuaskan, yaitu DHCP server dapat berfungsi dengan baik dan tersedianya fasilitas tambahan/baru yaitu perangkat wireless sekarang fungsinya menjadi tiga jenis.
Saat ini AP telah berfungsi dengan baik dan benar, selanjutnya ada keinginan untuk menyiapkan sebuah komputer untuk dijadikan sebuah server yang akan menyediakan fungsi untuk :
1. Access Point (fungsi default)
2. Client Bridge Mode
3. Repeater Mode
Access Point dan Komputer Server
Berikut ini adalah cara share koneksi internet kabel dengan 2 LAN card pada windows XP.
Yerdapat ada 4 langkah, yaitu :
1. Jaringan default dari kabel ISP
2. Setting windows agar bisa share koneksi
3. Setting IP pada tiap LAN card
4. Hubungkan LAN kedua dan silakan browsing
Penjelasan
1. Jaringan default dari kabel ISP.
Setting windows agar bisa share koneksi
Start -> Programs -> accessories -> Communications -> Network Setup Wizard
Next sampai muncul windows berikut.
pilih sesuai petunjuk pada gambar
defaultnya adalah LAN card yang konek ke internet. tinggal next saja sampai selesai. kalau minta di save ke disket di tolak jawab NO dan finish.
pastikan Internet Connection Sharing pada LAN properties pada komputer pertama yang terhubung ke cable modem terpilih.
cek “Allow other network users to connect through this computer’s Internet connection”
Setting IP pada tiap LAN card
Setting LAN card yang ke internet (komputer 1) – default dari teknisinya.
- Obtain an iP address automaticaly
- Obtain DNS Server Address Automatically
Setting LAN card yang menuju Komputer Lain (komputer 1) :
IP Address : 192.168.0.5
Subnet Mask : 255.255.255.0
Default Gateway : Kosongin aja
DNS : Kosongin aja
Setting LAN card pada Komputer Lain (komputer 2,3,4,5,dsb):
IP Address : 192.168.0.10
Subnet Mask : 255.255.255.0
Default Gateway : 192.168.0.5
Prefered DNS server : Samakan dengan DNS pada LAN card yang konek ke internet
Alternate DNS server : Samakan dengan DNS pada LAN card yang konek ke internet
Hubungkan LAN kedua dan silakan browsing
sambungkan LAN card antara komputer 1 dan komputer 2 dengan menggunakan kabel cross. silakan browsing.
Tambahan :
Bagi yang tidak tau cara setting IP
Start -> Settings -> Control Panels -> Network Connections
Klik kanan -> Properties (pada Local Area Connection)
pada Tab -> general
cari This connection use the following items -> Internet Protocol [TCP/IP]
klik properties -> pada tab general pilih obtain an iP address automaticaly
ini setting yang DHCP, untuk yang statik pilih Use this following IP address.
Bagi yang tidak tau cara liat DNS
Start -> Settings -> Control Panels -> Network Connections
klik kiri 2x pada LAN card yang konek ke internet
pada Tab -> SUpport
ada tombol detail, disana ada yang namanya DNS servers, itulah DNS dynamic yang diberikan oleh ISP anda.
Catatan :
1. gunakan kabel cross untuk menghubungkan lan card pc1 dan lan card pc ke 2.
2. gunakan kabel straight untuk menghubungkan cable modem dan lan card pc1
ringkasan :
1. pastikan koneksi internet dari ISP sudah jalan.
2. share koneksi pada LAN card pertama. (liat pada bagian Setting windows agar bisa share koneksi)
3. setting IP, subnet mask, gateway dan dns pada tiap LAN card.
4. selamat internet anda sudah di share.
5. jangan lupa gunakan kabel cross untuk menghubungkan lan card pc1 dan lan card pc2
28 Juni 2009
searching
>> apa itu searching???
Searching adalah pencarian informasi dalam suatu aplikasi, dengan suatu kunci( key )
>>metode searching
:: Metode Pencarian Beruntun (Sequential Search)
:: Metode Pencarian Bagi dua (Binary Search)
>>metode pencarian beruntun (sequential search)
- merupakan pencarian sederhana, dari awal sampai akhir
- pencarian dilakukan mulai dari elemen pertama sampai elemen ditemukan, atau sampai elemen terakhir
- kemungkinan terburuknya adalah jika data yang dicariterletak di indeks array terakhir sehingga waktu yang dibutuhkan untuk pencarian data sangat lama
contoh program :
void main()
{
clrscr();
int data[7] = {7,17,27,77,57,78,47}
int cari, index;
int ketemu=0;
cout<<"masukkan data yang ingin dicari = ";
cin>>cari;
for( int i=0; i<7; i++)
{
if( data[i] == cari )
{
ketemu=1;
index=i;
break;
}
}
if( ketemu == 1)
{
cout<<"data ada!!!"<
else cout<<"data tidak ada!!!"<
}
>>Metode Pencarian Bagi dua (Binary Search)
- data yang ada harus diurutkan terlebih dahulu berdasarkan suatu urutan tertentu yaang dijadiktan kunci pencarian
- aadalah tekndik pencarian data dengan cara membagi data menjadi dua bagian setiap kali terjadi proses pengurutan
- prinsip pencarian biner adalah :
:: data diambil dari posisi 1 sampai posisi akhir n
:: kemudian cari posisi data tengah dengan rumus ( posisi awal + posisi akhir) / 2
:: data yang dicari dibandingkan dengan data yang di tengah, apakah sama atau
lebih kecil atau lebih besar
:: jika lebi besar, maka proses pencarian dicari dengan posisi awal adalah posisi
tengah + 1
:: jika posisi lebih kecil, maka proses pencarian dicari dengan posisi akhir
adalah posisi tengah - 1
:: jika data sama, berarti ketemu
- Metode ini lebih cepat dibandingkan metode pencarian beruntun.
contoh program :
int data[7] = {7,17,27,77,57,78,47}
int binary_search(int cari)
{
int index;
int l,r,m;
int n = 7;
l = 0;
r = n-1;
int ketemu = 0;
while(l<=r && ketemu==0)
{
m = (l+r)/2;
if(data[m] == cari)
{
ketemu = 1;
index = m;
cout<<"Data terletak di index ke- "<
}
else
if (cari < data[m])
r = m-1;
else l = m+1;
}
if(ketemu == 1) return 1; else return 0;
}
void main()
{
clrscr();
int cari, hasil,index;
cout<<"masukkan data yang ingin dicari =";
cin>>cari;
hasil = binary_search(cari);
if(hasil == 1)
{
cout<<"Data ada!"<
}
else
if(hasil == 0)
cout<<"Data tidak ada!"<
}
Langganan:
Postingan (Atom)